Jumat, 23 Januari 2015

Learning and travelling to China

Tepat pada tanggal 30 Agustus kami bertolak ke negeri Tirai bambu. Namun sebelumnya melakukan Transit di Changi Internationl Airport Singapore. Penerbangan dari Jakarta- Singapore menggunakan SQ 967 Singapore Airlines. SQ sebagai flag carrier menggunakan terminal 2. Saya senang ketika tempat duduk saya berada dekat dengan jendela, saya dapat melihat pemandangan kota singapura di malam hari. Beberapa menit sebelum mendarat di Changi, saya menyaksikan pemandangan kota Singapore yang luar biasa, sangat romantis tinggal tambah menara Effel jadilah paris J  Mata saya focus pada satu objek yaitu bangunan yang berhadapan dengan laut lepas, itulah Gedung Marina Bay yang menjadi new iconnya Singapura, jadi ingat sewaktu tahun 2011 mengunjungi kota singa ini, saya banyak main ke gedung ini. Bagaimana tidak tempat belanja berkelas dunia dan restoran ada di tempat ini, selain itu di gedung ini juga banyak tersedia ruang konvensi. MBS menjulang megah dengan sinarnya yang gemerlap. Baru kali ini saya melakukan penerbangan malam ke Singapore :). Ketika tiba di changi, waktu menunjukkan 23:00. Waktu transit dari terminal 2 ke terminal 3 Changi adalah 1 jam 55 menit. Waktu yang sangat singkat karena sudah termasuk Proses naik turun pesawat, perjalanan pindah terminal, Check in, boarding. Namun tetap bisa beristrahat sejenak sebelum melewati counter pemeriksaan. Mengingat loketnyapun belum dibuka. Bandara changi dilengkapi dengan fasilitas internet gratis di semua terminal. Satu kali pemakaian dibatasi 15 menit. Namun kita dapat menggunakannya lebih dari itu manakala tidak ada orang lain yang mengantri di belakang kita. Nah sayapun memanfaatkan waktu dengan menggunakan fasilitas ini. Tapi sayang namanya juga gratisan .. Loading banget :D.. #Males log out lah.. hehehehe             

 Changi International Airport Singapore

BEIJING … 6 jam perjalanan dari Singapore  ke China, namun  rasanya tidak membosankan bagi saya karena makanannya yang sempurna beratnya wkwkwkw.. di tambah lagi TV panel dan music yang menemani penerbangan. Kota yang pertama yang saya pijak di china yaitu Beijing tepat  mendarat di Beijing International Airport.
prediksi saya sich waktu itu ,berada di ketinggian 1000 Km di atas permukaan air laut, sehingga saya melihat matahari pagi terbit di Kota Beijing. Kota Beijing merupakan salah satu kota yang terkenal di dunia. Beijing merupakan ibukota negara China dengan populasi 20,693,000 di tahun 2012. Sebelum mendarat di bandara tersebut, pemandangan yang luar biasa, melihat  Kota Beijing di atas ketinggian beribu kaki.  Gedung – gedungnya yang tinggi namun dengan corak warna dan bentuk yang hampir sama abu abu kotak. Harapan saya waktu itu dapat melihat tembok china dari atas pesawat namun nampaknya tembok china lebih kearah timur airport. Sehingga hasrat tersebut tertunda. saya merasa bahwa dua hari rasanya berada di dalam pesawat karena ketika memasuki wilayah Beijing, sun rise menyambut indahnya seolah berkata selamat datang di Beijing pemuda Indonesia J
Bagi beberapa warga asing, baik wisatawan maupun pelajar dan sejenisnya tidak menjadikan Beijing sebagai jalur masuk menuju Beijing, karena harga ticket pesawat ke Beijing terkadang jauh lebih mahal di banding melalui provinsi lain di China, namun bagi sebagian orang yang tak mau repot, tidak mempersoalkan harga tiket ke Beijing, karena mengingat Destinasi utama China ada di Beijing, sehingga tidak lagi harus melakukan perjalanan dari provinsi lain menuju Beijing, namun saya menggunakan jalur ini, karena itulah program yang saya  dapatkan dari Indonesia J melalui Program Pertukaran Pemuda Antar Negara, perjalanan saya bukanlah hanya sekedar traveling namun juga Learning dan membawa misi kenegaraan J
Beijing International Capital Airport
Bandara ini merupakan bandara terluas di China dan konon katanya bandara tersibuk ketiga di dunia. Namun ketika tiba di bandara ini, saya tidak melihat kesibukkan disana sini atau mungkin karena sewaktu tiba di bandara ini masih sangat pagi. Bandara ini dilengkapi dengan 3 terminal yakni terminal 1, untuk penerbangan domestic, terminal 2, untuk maskapai milik China dan terminal 3, untuk maskapai lainnya.  Untuk menuju pusat kota, ada banyak cara yang dapat di tempuh yakni:
1.    Menggunakan Shuttle Bus yang dapat ditemui di terminal 2 dan 3. Di terminal 2 shuttle bus berada di pintu keluar, lantai 1 begitu pula Shuttle bus yang berada di terminal 3. Harganyapun cukup murah RMB16. Adapun rutenya sangat variatif yaitu :
       - Bus No. 01 : Bandara – Fangzhuang
       - Bus No. 02 : Bandara – Xidan
       - Bus No. 03 : Bandara – Beijing Railway Station
Dan masih banyak lagi jalur lainnya. Lihatlah Peta jalur Shuttle Bus

2. Menggunakan Airport Express yang menghubungkan terminal 2 dan 3, dengan beberapa station subway di Beijing, diantaranya Dongzhimen (line 2) dan sanyuanqiao (line 10) dengan harga ticket yang terjangkau RMB25. Dengan jarak tempuh 20 menit untuk sampai di pusat Kota Beijing. 
Dalam perjalanan kali ini, saya menginap di Beijing Tailong Plaza Hotel, Jarak antara Bandara dan Hotel sekitar 1 jam.
Beijing Tailong Plaza Hotel merupakan hotel yang sekaligus bergandengan dengan pusat perbelanjaan. Hotel ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang cukup mewah dan letaknya cukup strategis, banyak pusat perbelanjaan di sekitar hotel ini.
Salah satu diantaranya adalah Qianment Street festival atau anda juga dapat menginap di Citytel Inn (hotel bintang 3 ini lokasinya juga sangat strategis) hanya lima menit untuk mencapai Wangfujing dan 15 menit menuju forbidden city dekat pula dengan halte bus menuju Niu Jie. (tempat makanan halal). 
Hotel ini berada di C,D Block, Nanheyan Street, Dongcheng District, Beijing (Web:http://www.citytelinnhotelbeijing.cn/ atau booking on line : www.booking.com
Fasilitas : tour, breakfast
-Single room (no window) jangan yach nanti pengap..banyak hotel yang tanpa jendela di China, meskipun murah.
- Standard queen room = RMB369,85
- Standard twin=RMB379,90
- Family Triple = RMB490,45

Cara menuju ke hotel ini
-          Jika anda masuk ke kota Beijing Dari arah Beijing station : naik Metro Line 4 hingga ke xidan.Lalu ganti metro line 1 dan berhenti di Wangfujing. Keluar melalui Exit B, lalu jalan melewati Beijing hotel,dan cari jalan Nanhayen. Citytel Inn kurang lebih 300 meter di sebelah kanan jalan
-          Dari Bandara Beijing : naiklah Airport Metro line hingga Donghzimen, lalu ganti Metro Line 2 hingga Jiang guo men, lalu ganti Metro Line 1 dan turun di Wangfujing. Keluar di Exit B, lalu melewati jalan Nanhayen kurang lebih 300 meter
Berhubung beijing tailong plaza hotel dekat dengan Qianment street festifval, sehingga saya  tinggal berjalan kaki kurang lebih 200 meter J untuk memperoleh barang-barang khas china yang dapat dijadikan souvenir dan harganya yang terbilang murah.
Qianment Street :D hehehe # Lucu banget gue pake sendal jepit ..hahahaha :D 
 Qianment street awalnya adalah jalanan yang cukup terkenal di Beijing yang di penuhi toko-toko. Pada tahun 2007 area ini di renovasi total. Sehingga saat ini Nampak lebih teratur dan jalanannyapun di tutup untuk kendaraan, sehingga hanya untuk para pejalan kaki, itulah sebabnya saya sangat betah berada di tempat ini. Jika kita ingin berkeliling di tempat ini, selain berjalan kaki, kita juga dapat mencoba menggunakan Trem loh. Harganyapun tidak begitu mahal hanya RMB20. Saya sebenarnya ingin naik trem ini, tapi teman saya menolak, alasannya takut berhubung sudah malam. Yah percuma juga naik sendiri, tidak ada yang foto hahahaha :D. Tempat ini buka sejak pagi pukul 09:00 hingga malam pukul 22:00. 
Okklah guys.. nanti di lanjut yach.. Masih ada Great wall n forbidden city :D